Sejarah Mobil Listrik | Paradigma Bintang

Sejarah Mobil Listrik

Belakangan mobil berdaya listrik marak beredar dan menjadi kebutuhan masyarakat masa kini. Dalam upaya menekan laju polusi dan dampak perubahan iklim akibat emisi karbon, negara-negara di dunia dewasa ini bergerak cepat mencari solusi dari sengkarut persoalan tersebut. Segala sesuatunya sekarang diupayakan untuk lebih ramah lingkungan, ramah alam, dan efisien. Mulai dari penggunaan energi baru terbarukan, peralihan dari penggunaan kendaraan berbahan bakar fosil menjadi berbasis listrik, diet kantong plastik, diet konsumsi daging sapi, mencegah kebakaran hutan, dan sebagainya. Dari sekian hal tersebut, tren penggunaan mobil listrik saat ini sangat seksi untuk diikuti perkembangannya. Indonesia dengan ibu kota Jakarta pernah dinobatkan sebagai kota paling polutif di dunia. Untuk itu, pemerintah saat ini sedang berupaya keras mengalihkan moda transportasi publik dari yang sebelumnya berbahan bakar minyak dan gas menjadi berbahan listrik. Transjakarta misalnya, kini Transjakarta yang beroperasi di pusat ibu kota negara sudah banyak yang berbahan listrik. Mobil-mobil dinas pemerintah juga banyak yang mulai dikonversi menjadi berbasis listrik. Semua ini dilakukan sebagai ikhtiar mengurangi polusi yang mengakibatkan terjadinya perubahan iklim global dan berdampak sistemik terhadap kualitas kehidupan sehari-hari.

Sejarah Mobil Listrik
Sumber gambar: tesla.com

Mobil listrik apa pun bentuk wujudnya adalah kendaraan masa depan umat manusia. Mau bagaimana pun ke depan model kendaraan yang hemat energi dan ramah lingkungan lah yang akan dibutuhkan. Begitu banyak perusahaan otomotif di dunia saat ini berlomba memproduksi massal mobil listrik sebagai dampak dari adanya perlombaan teknologi dan tuntunan zaman. Sebut saja ada Tesla dari Amerika Serikat, ada FF 91 dari Tiongkok, dan sebagainya. Masyarakat kini memiliki ragam pilihan mobil listrik, mau milih yang mana? Silakan saja bebas. Nah, menjamurnya mobil listrik akhir-akhir ini ternyata merupakan kelanjutan dari era sebelumnya, yaitu ketika era pertama kali mobil listrik meluncur pada abad ke-19. Jadi, mobil listrik yang menggunakan baterai sebagai bahan mengisi serta menyimpan daya sejatinya sudah ada dua abad lalu. Bagaimana kira-kira kisah mobil listrik pada masa tersebut?

Sejarah mencatat mobil listrik pertama kali ditemukan oleh seorang penemu Amerika Serikat bernama Robert Anderson pada tahun 1832. Pada masa tersebut, ia berhasil membuat mobil beroda tiga bertenaga baterai listrik. Inilah cikal bakal pertama lahirnya mobil listrik. Dalam perkembangannya, mobil listrik kemudian dikembangkan oleh William Morrison2 pada akhir abad 19. Ia sukses membuat mobil listrik yang lebih besar karena mampu menampung sampai enam orang penumpang. Konon, mobil listrik penemuan Morrison ini sampai dijadikan sebagai kendaraan taksi oleh para pengemudi taksi masa tersebut. Lebih lanjut, mobil kendaraan listrik mengalami perkembangan signifikan. Pada tahun 1898 seorang penemu baru bernama Ferdinand Porsche berhasil menemukan mobil berjenis hybrid alias campuran antara mobil berbahan listrik dan bensin. Era kejayaan mobil listrik perlahan mulai meredup seiring dengan ditemukannya mobil model T berbahan bensin oleh Henry Ford pada tahun 1908. Mobil penemuan Henry Ford ini dinilai sangat terjangkau dan ekonomis. Harganya berkisar di harga 650 USD pada tahun 1912. Pada tahun yang sama harga mobil listrik berkisar di harga 1.750 USD. Kondisi inilah yang membuat mobil listrik kemudian kehilangan pamor sehingga masyarakat Amerika Serikat beralih menggunakan mobil berbahan bensin.

Mobil listrik benar-benar kehilangan pamor di Amerika Serikat pada tahun 1935 imbas adanya kebijakan pemerintah Amerika Serikat memperbaiki sistem jalan yang menghubungkan kota-kota di Amerika di mana banyak warga Amerika Serikat waktu itu yang ingin keluar kota dan melakukan perjalanan dengan efisien. Keberadaan mobil berbahan bensin yang dinilai lebih efisien tentu sangat diperlukan guna memenuhi kebutuhan tersebut. Belum lagi adanya penemuan minyak mentah di Texas yang membuat gas menjadi murah dan terjangkau oleh kalangan masyarakat perdesaan di Amerika Serikat. Tak pelak, stasiun pengisian bensin pun bermunculan di seantero negeri. Fakta menunjukkan bahwa pada masa tersebut, sangat sedikit warga Amerika Serikat di luar kota yang mempunyai mobil listrik sehingga pilihan untuk memakai mobil berbahan bensin menjadi sangat masuk akal. Inilah alasan mengapa mobil listrik mengalami penurunan di kalangan masyarakat Amerika Serikat.

Kisah mobil listrik tidak berhenti sampai di sini, beberapa dekade berikutnya, kebutuhan akan listrik di Amerika Serikat mulai menggeliat ketika harga minyak dunia naik akibat adanya embargo minyak oleh negara-negara produsen minyak tahun 1973 yang kemudian mempersulit operasional mobil berbahan bensin. Oleh karena itu, Kongres AS kemudian mengesahkan Undang-Undang tentang Penelitian, Pengembangan, dan Demonstrasi Kendaraan Listrik dan Hibrida Tahun 1976 guna mendukung penelitian dan pengembangan kendaraan listrik serta hibrid. Dampaknya, banyak perusahaan otomotif yang kemudian melakukan pengembangan kendaraan berbahan alternatif seperti mobil listrik. Misalnya, General Motor yang mengembangkan prototipe mobil listrik perkotaan dan American Motor Company yang membuat mobil jip listrik.

Sayangnya, pamor mobil listrik dalam dua puluh tahun berikutnya mengalami penurunan lagi hingga pada tahun 1990, Amerika Serikat mengesahkan Amendemen Undang-Undang Bersih dan mengesahkan Undang-Undang Kebijakan Energi pada tahun 1992 serta keluarnya Peraturan Emisi Transportasi Baru oleh Dewan Sumber Daya Udara California. Regulasi tersebut disusun untuk menumbuhkan kembali minat masyarakat AS terhadap kendaraan listrik. Dampaknya, banyak produsen mobil di AS lalu memodifikasi kendaraan mobil mereka menjadi berbasis listrik dan memiliki kecepatan yang mendekati kecepatan mobil berbahan bensin. Selama beberapa tahun berikutnya, gairah mobil listrik di AS kembali menunjukkan kondisi yang biasa-biasa saja.

Titik balik kebangkitan mobil listrik menemui momentum terbaiknya ketika Toyota Prius dirilis pada tahun 1997 di Jepang. Toyota Prius menjadi mobil listrik hibrid yang diproduksi massal pertama di dunia. Lebih lanjut, pada tahun 2000 Toyota Prius dirilis di seluruh dunia. Dengan menggunakan baterai nikel metal hidrida, mobil listrik hibrid ini laris manis di pasaran. Momentum berikutnya yang menjadikan mobil listrik naik daun adalah lahirnya perusahaan rintisan bernama Tesla Motor. Perusahaan milik Elon Musk yang berbasis di Silicon Valley ini pada tahun 2006 mengumumkan akan memproduksi mobil sport listrik mewah yang mampu menempuh perjalanan 200 mil lebih hanya dengan sekali pengisian daya baterai. Dalam waktu yang relatif singkat, Tesla mampu menarik minat pasar dan menjadi perusahaan mobil listrik terbesar di dunia dan eksis sampai saat ini. Fenomena mobil listrik dewasa ini menunjukkan bahwa mulai dari saat ini hingga di abad-abad mendatang mobil listrik akan menjadi kebutuhan masyarakat dunia. Selain karena dapat mengurangi ketergantungan terhadap minyak fosil 30 sampai 60 persen, mobil listrik juga dapat berperan signifikan dalam upaya menurunkan laju polusi sampai 20 persen.


0 Response to "Sejarah Mobil Listrik"

Post a Comment